Dulu aku pernah berandai - andai, untuk menikah muda punya suami yang bertanggung jawab, punya anak yang berbakti dan hidup sederhana layak nya buku bahasa Indonesia yang sering aku baca disaat aku masih duduk di bangku sekolah.
Setiap buku pelajaran yang aku baca ada gambar rumah sederhana dengan pekarangan bunga, tanaman kebundaan hewan peliharaan. Aku sangat menyukainya.
Tapi itu dulu 20 tahun yang lalu, itu impian gadis remaja yang mendambakan keluarga yang sederhana dan harmonis.
Sekarang aku sudah 34 tahun, tidak berani untuk berandai-andai. Untuk menikah muda, waktu sudah berlalu. Untuk memiliki anak juga mustahil karena sampai detik ini aku belum menikah.
Aku iri dengan aku yang dulu berani berandai-andai dan mendambakan keluarga yang sederhana dan harmonis.
Aku yang sekarang tidak berani. Entah tidak berani berandai-andai, Entah tidak berani menjalin hubungan, akupun tidak tau.